DPP PDI Segera Jatuhkan Sanksi kepada Cinta Mega Gara-gara Anggota DPRD DKI Main Gim di Sidang Paripurna

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 28 Juli 2023 - 21:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Cinta Mega. (Dok. Dprd-dkijakartaprov.go.id)

Anggota DPRD Cinta Mega. (Dok. Dprd-dkijakartaprov.go.id)

KILASNEWS.COM – Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyampaikan proses penegakan disiplin sebagai bentuk pelanggaran berat anggota DPRD Cinta Mega.

DPD PDIP DKI Jakarta sudah mengusulkan bahwa yang dilakukan Cinta Mega merupakan pelanggaran berat.

DPP PDI Perjuangan juga sudah menerima rekomendasi dari DPD PDIP DKI Jakarta mengenai pemberhentian status keanggotaan Cinta Mega.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Yang bersangkutan sebenarnya sudah tidak dicalonkan menjadi calon anggota legislatif pada periode yang akan datang.”

“Tetapi dengan kejadian ini, suatu proses penegakan disiplin sebagai bentuk pelanggaran berat akan dilakukan,” ujar Hasto Kristiyanto, Kamis, 27 Juli 2021.

Baca artikel menarik lainnya, di sini: DPD PDIP DKI Rekomendasikan Pemberhentian Status Keanggotaan, Nasib Cinta Mega Ditentukan DPP PDIP

Video salah satu anggota DPRD DKI Cinta Mega bermain gim beredar di media sosial dalam ruang rapat paripurna di Gedung DPRD DKI.

Padahal rapat paripurna membahas tentang pertanggungjawaban pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P2APBD) tahun anggaran 2022, Kamis, 20 Juli 2023.

Ketua DPP Bidang Kehormatan PDIP Komarudin Watubun dalam waktu dekat akan memimpin sidang untuk menentukan nasib Cinta Mega.

“Pak Komarudin Watubun sedang ditugaskan di Papua. Besok, Pak Komarudin Watubun baru kembali hari Jumat.”

“Sehingga akan langsung melakukan tindak lanjut atas berbagai pelanggaran disiplin,” kata Hasto Kristiyanto.***

Berita Terkait

Agusrin Najamudin Mantan Gubernur Bengkulu DPO, Karena Kotak Pandora. Benarkah?
Rp40 Miliar Suap Kasus CPO: Djuyamto Mengaku, Minta Jadi Hakim Terakhir yang Terseret
Klarifikasi Isu Sri Mulyani Mundur, Stabilitas Fiskal Masih Terjaga
Tersangka Kasus CSR BI-OJK, Dua Anggota DPR Diduga Terima Dana Miliaran
Gerindra Susun Formasi Baru, Kekuatan Politik Prabowo Kian Terkonsolidasi
Jokowi dan Kaesang Tak Rebutan Kursi PSI 1: Politik atau Komedi?
Pergantian Kepemimpinan PKS Berlangsung Demokratis, Sohibul dan Al Muzammil Yusuf Muncul Sebagai Pemenang
Yahidin Umar Kritik Romahurmuzy Soal Kandidat Luar, PPP Diwarnai Konflik Menjelang Muktamar 2025

Berita Terkait

Selasa, 9 Desember 2025 - 22:29 WIB

Agusrin Najamudin Mantan Gubernur Bengkulu DPO, Karena Kotak Pandora. Benarkah?

Kamis, 11 September 2025 - 15:07 WIB

Rp40 Miliar Suap Kasus CPO: Djuyamto Mengaku, Minta Jadi Hakim Terakhir yang Terseret

Senin, 1 September 2025 - 13:59 WIB

Klarifikasi Isu Sri Mulyani Mundur, Stabilitas Fiskal Masih Terjaga

Jumat, 8 Agustus 2025 - 09:00 WIB

Tersangka Kasus CSR BI-OJK, Dua Anggota DPR Diduga Terima Dana Miliaran

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 07:11 WIB

Gerindra Susun Formasi Baru, Kekuatan Politik Prabowo Kian Terkonsolidasi

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB