Perludem Minta Publik Awasi Kasus Dugaan Kecurangan Verifikasi Faktual Partai Politik

- Pewarta

Senin, 19 Desember 2022 - 11:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Dewan Pembina Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Titi Anggraini. (Dok. Perludem.org)

Anggota Dewan Pembina Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Titi Anggraini. (Dok. Perludem.org)

KILASNEWS.COM – Anggota Dewan Pembina Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi Anggraini berpendapat publik harus mengawasi perkembangan kasus dugaan kecurangan dalam tahapan verifikasi faktual (vefak) partai politik calon peserta Pemilu 2024.

“Publik dalam hal ini baik kita sebagai pemilih, kelompok masyarakat sipil, maupun media, semua elemen publik, termasuk perguruan tinggi harus mengawasi perkembangan kasus ini,” ujar Titi saat menjadi narasumber dalam konferensi pers bertajuk “Perkembangan Pos Pengaduan Kecurangan Verifikasi Faktual Partai Politik” yang digelar oleh Koalisi Masyarakat Sipil Kawal Pemilu Bersih, sebagaimana dipantau melalui kanal YouTube Sahabat ICW, di Jakarta, Minggu 18 Desember 2022.

Di samping itu, tambah dia, publik juga harus menuntut penyelesaian kasus tersebut secara transparan, akuntabel, dan berkeadilan.

Menurut Titi, dugaan kecurangan yang dalam beberapa waktu terakhir menjadi perbincangan publik dan diduga terkait dengan manipulasi atau rekayasa data itu merupakan suatu pelanggaran berat terhadap asas dan praktik pemilu konstitusional.

Manipulasi atau rekayasa data juga merupakan tindakan mengkhianati amanat konstitusi serta menodai hak warga untuk memperoleh pelaksanaan pemilu yang berkala, jujur, dan adil.

Dengan demikian, ujar Titi, kasus dugaan kecurangan dalam tahapan verifikasi faktual partai politik itu sudah sepatutnya diselesaikan.

Salah satunya adalah dengan melakukan pemeriksaan dari pihak eksternal dan independen secara serius karena kecurangan tersebut diduga melibatkan struktural Komisi Pemilihan Umum (KPU) secara berjenjang, mulai dari tingkat nasional hingga daerah, sudah sepatutnya diselesaikan.

“Karena dugaan kecurangan melibatkan struktural KPU secara berjenjang dari nasional hingga daerah, diperlukan pemeriksaan eksternal dan independen secara serius untuk menghindari benturan kepentingan dan bias dalam penyelesaiannya,” ucap Titi.

Sebelumnya, saat menghadiri acara Peluncuran Indeks Kerawanan Pemilu dan Pemilihan Serentak Tahun 2022 oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, anggota KPU RI Mochammad Afifuddin menyampaikan pihaknya siap untuk memberikan penjelasan terkait dugaan adanya manipulasi data dalam verifikasi faktual partai politik itu.

“Kami siap untuk menjelaskan dan memberikan penjelasan yang ditanyakan.”

“Misalnya, oleh partai yang tidak masuk (tidak lolos tahapan verifikasi faktual), oleh para pihak yang menduga (terjadi manipulasi data) yang disampaikan di media,” ucap Afif.***

Berita Terkait

Ini Respons Gibran Rakabuming Raka yang Diisukan Dirinya Mundur Sebagaì Wali Kota Surakarta
Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep Sambangi DPP Partai Golkar, Bahas Seputar Koalisi Partai Politik
Dukungan untuk Bobby Nasution Maju di Pilgub Sumatera Utara, PKS Nyatakan Belum Ada Keputusan
Setelah Raffi Ahmad, Kaesang Pangarep Menjadi Calon Gubernur Kedua Terpopuler di Pilkada Jawa Tengah
Irjen Pol. Ahmad Luthfi Menjadi Top of Mind Calon Gubernur Jateng versi Survei Indikator Politik Indonesia
Sejumlah Pihak yang Minta Menkominfo Budi Arie Setiadi Mundur, Begini Respons Presiden Jokowi
Memiliki Resep untuk Tingkatkan Elektoral Partai dari Jokowi, Begini Pengakuan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan
Partai Gerindra Tanggapi Tudingan Presiden Jokowi Sodorkan Anaknya Kaesang Pangarep pada Pilkada Jakarta
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Selasa, 16 Juli 2024 - 10:59 WIB

Ini Respons Gibran Rakabuming Raka yang Diisukan Dirinya Mundur Sebagaì Wali Kota Surakarta

Rabu, 10 Juli 2024 - 11:22 WIB

Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep Sambangi DPP Partai Golkar, Bahas Seputar Koalisi Partai Politik

Selasa, 9 Juli 2024 - 14:42 WIB

Dukungan untuk Bobby Nasution Maju di Pilgub Sumatera Utara, PKS Nyatakan Belum Ada Keputusan

Senin, 8 Juli 2024 - 21:26 WIB

Setelah Raffi Ahmad, Kaesang Pangarep Menjadi Calon Gubernur Kedua Terpopuler di Pilkada Jawa Tengah

Senin, 8 Juli 2024 - 10:53 WIB

Irjen Pol. Ahmad Luthfi Menjadi Top of Mind Calon Gubernur Jateng versi Survei Indikator Politik Indonesia

Rabu, 3 Juli 2024 - 14:14 WIB

Sejumlah Pihak yang Minta Menkominfo Budi Arie Setiadi Mundur, Begini Respons Presiden Jokowi

Senin, 1 Juli 2024 - 16:00 WIB

Memiliki Resep untuk Tingkatkan Elektoral Partai dari Jokowi, Begini Pengakuan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan

Sabtu, 29 Juni 2024 - 11:24 WIB

Partai Gerindra Tanggapi Tudingan Presiden Jokowi Sodorkan Anaknya Kaesang Pangarep pada Pilkada Jakarta

Berita Terbaru