Peroleh 35,8 Persen, Tren Elektabilitas Prabowo Subianto Melesat Secara Konsisten Sejak Awal Tahun

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 12 Juli 2023 - 08:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto. (Facebook.com/@Prabowo Subianto)

Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto. (Facebook.com/@Prabowo Subianto)

KILASNEWS.COM  – Tren elektabilitas Menteri Pertahanan Prabowo Subianto kembali melesat tajam, mengungguli Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan.

Dalam kategori calon presiden (capres) selama enam bulan terakhir ini, sejak awal tahun 2023.

Hal itu terungkap dari hasil survei nasional yang dirilis Lembaga Survei Indonesia (LSI) terkait tren pilihan publik memilih calon presiden 2024.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada kategori pilihan presiden dengan simulasi tiga nama, yakni Anies Baswedan, Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto, mampak terjadi tren elektabilitas yang cukup signifikan dan bersaing ketat.

Pada Januari 2023, Prabowo disebut memiliki suara sekitar 23,2 persen dan terpaut cukup jauh dari Ganjar dengan 36,3 persen suara serta Anies 24,2 persen.

Baca artikel menarik lainnya, di sini: Elktabilitas Calon Presiden Prabowo Subianto Masih Ungguli Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan

Lebih lanjut, LSI mengungkapkan bahwa selama tujuh bulan terakhir elektabilitas Prabowo melesat dengan stabil.

Ketua Umum (Ketum) Partai Gerindra meraih posisi pertama dengan hasil perolehan suara 35,8 persen, disusul Ganjar 32,2 persen dan Anies 21,4 persen.

“Terjadi tren penguatan dukungan kepada Prabowo secara konsisten sejak Januari 2023 sampai sekarang.”

“Jadi, selama tujuh bulan terakhir Prabowo mengalami penguatan,” kata Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan.

“Sebaliknya, Ganjar itu mengalami penurunan tajam dari Januari 2023 ke April 2023,” tambahnya.

Survei LSI diselenggarakan pada tanggal 1-8 Juli 2023, dengan pemilihan sampel melalui metode random digit dialing (RDD).

Pengambilan data melalui wawancara dengan responden melalui telepon oleh pewawancara terlatih.

Adapun margin of error ± 2.8 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.***

Berita Terkait

Agusrin Najamudin Mantan Gubernur Bengkulu DPO, Karena Kotak Pandora. Benarkah?
Rp40 Miliar Suap Kasus CPO: Djuyamto Mengaku, Minta Jadi Hakim Terakhir yang Terseret
Klarifikasi Isu Sri Mulyani Mundur, Stabilitas Fiskal Masih Terjaga
Tersangka Kasus CSR BI-OJK, Dua Anggota DPR Diduga Terima Dana Miliaran
Gerindra Susun Formasi Baru, Kekuatan Politik Prabowo Kian Terkonsolidasi
Jokowi dan Kaesang Tak Rebutan Kursi PSI 1: Politik atau Komedi?
Pergantian Kepemimpinan PKS Berlangsung Demokratis, Sohibul dan Al Muzammil Yusuf Muncul Sebagai Pemenang
Yahidin Umar Kritik Romahurmuzy Soal Kandidat Luar, PPP Diwarnai Konflik Menjelang Muktamar 2025

Berita Terkait

Selasa, 9 Desember 2025 - 22:29 WIB

Agusrin Najamudin Mantan Gubernur Bengkulu DPO, Karena Kotak Pandora. Benarkah?

Kamis, 11 September 2025 - 15:07 WIB

Rp40 Miliar Suap Kasus CPO: Djuyamto Mengaku, Minta Jadi Hakim Terakhir yang Terseret

Senin, 1 September 2025 - 13:59 WIB

Klarifikasi Isu Sri Mulyani Mundur, Stabilitas Fiskal Masih Terjaga

Jumat, 8 Agustus 2025 - 09:00 WIB

Tersangka Kasus CSR BI-OJK, Dua Anggota DPR Diduga Terima Dana Miliaran

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 07:11 WIB

Gerindra Susun Formasi Baru, Kekuatan Politik Prabowo Kian Terkonsolidasi

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB