Elektabilitas Prabowo Kokoh Duduki Puncak Teratas Sebesar 40,9 Persen Ketimbang Ganjar dan Anies

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 7 Oktober 2023 - 08:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto saat bersama Masyarakat. (Facbook.com/@Prabowo Subianto)

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto saat bersama Masyarakat. (Facbook.com/@Prabowo Subianto)

KILASNEWS.COM – Elektabilitas kandidat Calon Presiden berdasarkan hasil survei LSN (Lembaga Survei Nasional) Prabowo Subianto tetap kokoh di puncak survei ketimbang Ganjar Pranowo dan Anis Baswedan.

Hasilnya, dominasi Prabowo Subianto atas para kompetitornya tetap signifikan apabila pilpres hanya diikuti tiga capres.

“Sebanyak 40,9% responden mengaku memilih Prabowo, kemudian 33,1% menyatakan memilih Ganjar dan 22,2% menjatuhkan pilihan pada Anies.”

“Sementara, sebanyak 3,8% responden belum punya pilihan (undecided),” papar Direktur Eksekutif LSN Gema Nusantara Bakry, melalui virtual Zoom, Jumat, 6 Oktober 2023.

“Data ini menegaskan bahwa kendati elektabilitas Ganjar sedikit mengalami kenaikan, namun Prabowo tetap teratas,” imbuhnya.

Baca artikel lainnya di sini: Lampaui Ganjar dan Anies, Survei LSI Denny JA: Elektabilitas Prabowo Subianto Capai Hampir 40 Persen

Mengapa Elektabilitas Prabowo Subianto masih dominan dalam Survei LSN, setidaknya dijabarkan karena ada tiga faktor utama.

Pertama, faktor Presiden Jokowi masih merupakan variabel yang tak bisa dibantah sebagai penyebab utama sulitnya Ganjar mengerjar Elektabilitas Prabowo.

“Bagian terbesar publik atau 48,5% responden meyakini bahwa bacapres yang akan mendapatkan Endorsement dari Presiden Jokowi untuk menjadi Presiden RI 2024-2029 adalah Prabowo Subianto.” jelas Gema

Kemudian, bergabungnya Partai Demokrat dan semakin mantapnya dukungan dari partai-partai dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM) berefek positif bagi kokohnya elektabilitas bacapres Prabowo Subianto.

“Pemilih Partai Demokrat pada bulan Juli 2023 yang mendukung Prabowo baru 32,8%, namun setelah resmi bergabung dengan koalisi pendukung Prabowo meningkat menjadi 42,8%.” terang Gema.

Faktor ketiga, keberhasilan kubu Prabowo Subianto membangun strategi inklusif untuk menampung dan mempersatukan seluruh komponen bangsa juga menjadi faktor penentu.

“Kini semua orang, semua unsur masyarakat maupun kekuatan politik seakan-akan merasa nyaman bersama Prabowo.”

“Prabowo tidak lagi menjadi common enemy seperti pada Pilpres 2019.” lanjutnya.

Periode survei LSN ini dilakukan pada periode 20-30 september 2023 di 38 provinsi yang ada di seluruh Indonesia.

Jumlah sampel sebanyak 1420 responsen diperoleh melalui teknik pengambilan sampel secara angkat bertingkat (Multistage Random Sampling).

Adapun, Margin of Error kurang lebih 2,6% pada tingkat kepercayaan (Level of Confidence) sebesar 95%.***

Berita Terkait

Sejumlah Pers Daerah dari Pulau Sumatera hingga Pulau Papua Siap Kolaborasi Menangkan Pilkada 2024
Alasan Luhut Pandjaitan Ingatkan Prabowo Subianto agar Tidak Bawa Orang Toxic Masuk Pemerintahan
Surya Paloh Angkat Suara Soal Tawaran Kursi Menteri Setelah NasDem Gabung dengan Koalisi Prabowo
Tanggapi Putusan MK, Prabowo Subianto: Terima Kasih kepada Masyarakat dan Fokus Hadapi Masa Depan
Partai Golkar Buka Pendaftaran Calon Wali Kota Medan, Menantu Presiden Jokowi Diharapkan Daftar Lagi
Partai Golkar Angkat Bicara Terkait Pembentukan Anggota Kabinet Pemerintahan Prabowo – Gibran
Menteri Abdullah Azwar Anas Tanggapi Absennya 2 Menteri PDI Perjuangan Saat Buka Puasa di Istana Negara
Partai Gerindra Ungkap Peranan Presiden Jokowi dalam Pengisian Kabinet Pemerintahan Prabowo – Gibran
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Jumat, 17 Mei 2024 - 19:06 WIB

Sejumlah Pers Daerah dari Pulau Sumatera hingga Pulau Papua Siap Kolaborasi Menangkan Pilkada 2024

Sabtu, 4 Mei 2024 - 15:36 WIB

Alasan Luhut Pandjaitan Ingatkan Prabowo Subianto agar Tidak Bawa Orang Toxic Masuk Pemerintahan

Sabtu, 27 April 2024 - 15:12 WIB

Surya Paloh Angkat Suara Soal Tawaran Kursi Menteri Setelah NasDem Gabung dengan Koalisi Prabowo

Selasa, 23 April 2024 - 09:22 WIB

Tanggapi Putusan MK, Prabowo Subianto: Terima Kasih kepada Masyarakat dan Fokus Hadapi Masa Depan

Rabu, 17 April 2024 - 14:53 WIB

Partai Golkar Buka Pendaftaran Calon Wali Kota Medan, Menantu Presiden Jokowi Diharapkan Daftar Lagi

Sabtu, 30 Maret 2024 - 11:47 WIB

Partai Golkar Angkat Bicara Terkait Pembentukan Anggota Kabinet Pemerintahan Prabowo – Gibran

Sabtu, 30 Maret 2024 - 06:55 WIB

Menteri Abdullah Azwar Anas Tanggapi Absennya 2 Menteri PDI Perjuangan Saat Buka Puasa di Istana Negara

Rabu, 27 Maret 2024 - 09:45 WIB

Partai Gerindra Ungkap Peranan Presiden Jokowi dalam Pengisian Kabinet Pemerintahan Prabowo – Gibran

Berita Terbaru