KILASNEWS.COM – Gubernur Jawa Tengah sekaligus bakal calon presiden dari PDIP Ganjar Pranowo dipanggil Presiden Jokowi untuk mengikuti rapat terbatas di Istana Negara.
Tujuannya guna membahas penataan kawasan Candi Borobudur dalam rapat terbatas tersebut bersama sejumlah menteri.
Termasuk dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno yang disebut PDIP sebagai salah satu calon wakil presiden untuk Ganjar Pranowo.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ganjar Pranowo pada kesempatan rapat terbatas soal penataan kawasan Candi Borobudur. juga mengaku bertemu dengan Menteri Sandiaga Uno.
Ganjar Pranowo pun meledek Sandiaga Uno yang segera bergabung dengan PPP.
Baca artikel menarik lainnya, di sini: Muhamad Mardiono Angkat Suara Soal Peluang Pengusungan Sandiaga sebagai Cawapres untuk Ganjar Pranowo
“Ketemu saya ledekin, besok pakai baju ijo ya. Gitu,” kata Ganjar Pranowo terkekeh.
Baca Juga:
RAVEN2 BUKA PRAREGISTRASI UNTUK FRESH START SERVER “ZERO”
Campaign Connect Indonesia 2026 Bahas Pertumbuhan, AI, dan Peran Baru Pemimpin Pemasaran
Haier Biomedical Pamerkan Solusi Automated Biostorage dan Connected Pharma di ISPE Singapore 2026
Sementara itu, berdasarkan keterangan resmi diterima di Jakarta, Ganjar Pranowo mengatakan selalu ada pembahasan politik ketika ia bertemu Presiden Jokowi.
“Selalu ada (pembahasan politik). Kalau saya bertemu pak Jokowi, selalu ada perbincangannya soal itu,” ujar Ganjar Pranowo.
Dalam pertemuan itu, Jokowi disebut menyampaikan soal adanya komunikasi antar-beberapa partai.
Jokowi, kata Ganjar Pranowo, selalu memantau pergerakan itu setiap hari.
“Jadi saat pimpinan partai ketemu partai lain, beliau selalu memantau. Tadi beliau tanya saya, tahu berita itu tidak Pak Gub? Saya jawab memantau Pak.”
“Kata beliau tadi, itu bagus untuk demokrasi di Indonesia. Ya selalu ada perbincangan politik kalau bertemu pak Jokowi,” papar Ganjar Pranowo dalam keterangan diterima di Jakarta, Selasa, 13 Juni 2023.***









