Mumpung Cuaca Cerah, 16 Perahu Nelayan Turut Mencari Sahidin di Pesisir Pacitan Jawa Timur

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 22 Februari 2023 - 11:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

16 Perahu Nelayan Turut Mencari Sahidin di Pesisir Pacitan. (Dok. Fin)

16 Perahu Nelayan Turut Mencari Sahidin di Pesisir Pacitan. (Dok. Fin)

KILASNEWS.COM – Sebanyak 16 perahu nelayan, hari ini, turut serta dalam upaya pencarian sosok Sahidin, nelayan asal Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, yang hilang di perairan Pacitan, Jawa Timur, sejak Rabu pekan lalu.

Kesertaan para nelayan itu memanfaatkan cuaca wilayah setempat, yang mumpung sedang cerah pada pencarian pungkasan (hari ke 7) oleh Tim SAR gabungan, Selasa 21 Februari 2023.

Pemilik perahu yang dipinjam korban, Aris, kepada jurnalis yang menghubunginya, Selasa 21 Februari 2023., mengatakan para nelayan ikut mencari korban (Sahidin) itu dimaksudkan melaut sambil mencari ikan.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Grup saya ada 6 unit perahu. Sedangkan nelayan lain ada sekitar 10 unit perahu.”

Baca konten dengan topik ini, di sini: Operasi SAR Ditutup, Jejak Sahidin Belum Ditemukan dari Perairan Pacitan Jawa Timur

“Karena saat ini cuaca cerah, mereka mencari ikan di pesisir Pacitan sambil berupaya turut menemukan korban,” tutur Aris.

Menurut Aris, korban melaut untuk mencari ikan menggunakan perahu miliknya, atas seizin dirinya.

Saat itu, katanya, dia sudah memperingatkan korban tentang cuaca hujan (agar jangan berangkat).

“Saya sudah ingatkan jangan melaut karena sedang hujan. Tapi dia nekat dengan alasan, katanya banyak juga teman nelayan yang melaut,” tutur Aris saat mengingatkan korban.

Terkait apakah keluarga pihak korban sudah berada di Pacitan, menurut Aris, kakak korban, Yudi, dan ayah kandungnya, A’at, sudah tiba di Pacitan. Keluarga korban itu, katanya, tiba di Pacitan pada Kamis (16/2/2023) atau sehari setelah korban dinyatakan hilang pada Rabu (15/2/2023).

“Ya itu, kakak dan ayah kandung korban yang datang. Istrinya tidak hadir karena katanya punya anak kecil,” tambah Aris yang mengaku tidak turut mencari lantaran kurang enak badan.

Sementara, Didin, salah seorang personel Basarnas yang turut melakukan operasi laut pencarian korban mengatakan, sesuai kesepakatan tim Selasa ini merupakan tempo akhir digelarnya upaya pencarian korban, warga Kampung Nagkerok, Desa Buniasih, Kecamatan Tegal Buleud, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, itu.

Semua pihak berharap, pada pencarian pungkasan itu semua pihak yang terlibat upaya penemuan, baik di darat maupun laut dapat membuahkan hasilnya. (fin)***

Berita Terkait

Kejagung Klarifikasi Isu Penggeledahan, TNI Perkuat Perlindungan Jaksa Anti-Korupsi
Dishub Atur Akses Parkir Penutupan FORNAS di Mataram
Viral Surat Dukungan Kementerian UMKM untuk Istri Menteri, KPK Turun Tangan
Eks Direksi BRI Terseret Kasus Korupsi EDC, Investor Pantau Risiko Reputasi
Bobby Nasution Bisa Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Infrastruktur Sumut
Dugaan Korupsi Chromebook, Nama Nadiem Makarim Terseret Kejagung
Uang Tunai Rp915 Miliar Ditemukan: Kejutan dari Laci Pejabat MA
Batal Hadir di G7, Prabowo Dikejar Agenda Strategis Lintas Negara

Berita Terkait

Selasa, 5 Agustus 2025 - 15:42 WIB

Kejagung Klarifikasi Isu Penggeledahan, TNI Perkuat Perlindungan Jaksa Anti-Korupsi

Kamis, 31 Juli 2025 - 05:51 WIB

Dishub Atur Akses Parkir Penutupan FORNAS di Mataram

Selasa, 8 Juli 2025 - 07:14 WIB

Viral Surat Dukungan Kementerian UMKM untuk Istri Menteri, KPK Turun Tangan

Kamis, 3 Juli 2025 - 10:51 WIB

Eks Direksi BRI Terseret Kasus Korupsi EDC, Investor Pantau Risiko Reputasi

Senin, 30 Juni 2025 - 10:46 WIB

Bobby Nasution Bisa Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Infrastruktur Sumut

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB