Partai NasDem Tanggapi PDI Perjuangan, Perbedaan Capres Jangan Halangi Silaturahim

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 21 Februari 2023 - 14:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Sekretaris Jenderal Partai NasDem Hermawi Taslim. (Dok. Nasdem.id)

Wakil Sekretaris Jenderal Partai NasDem Hermawi Taslim. (Dok. Nasdem.id)

KILASNEWS.COM – Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai NasDem Hermawi Taslim mengatakan bahwa perbedaan calon presiden (capres) yang diusung seyogianya tidak menjadi penghalang antarpartai politik untuk menjalin silaturahim.

Hal tersebut disampaikan merespons pernyataan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto yang mengatakan ada perbedaan pandangan capres antara PDIP dengan Partai NasDem.

“Perbedaan jago capres kan sebuah keniscayaan, dan hal itu tidak membuat para tokoh menjadi tidak boleh bersilaturahim.”

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Silaturahim dalam perbedaan, itulah sebuah harmoni kebangsaan yang majemuk ini,” kata Hermawi dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin.

Hermawi lantas menjelaskan perihal kabar Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh yang mengatakan ingin bertemu dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

“Ini kan terjadi saat DPP NasDem ke Golkar minggu kemarin, Pak SP (Surya Paloh) menjawab pertanyaan wartawan, ‘Apakah Pak SP siap untuk bertemu dengan Bu Mega?’,” ujarnya.

Oleh karenanya, ia menyebut apa yang dilontarkan Surya Paloh tersebut bukan merupakan pernyataan atas kehendaknya ingin bertemu Megawati melainkan sebatas respons atas pertanyaan dari awak media.

“Itu konteksnya jadi Pak SP hanya merespons pertanyaan wartawan. Demikian. Jadi bukan Pak SP yang buat statemen ingin ketemu Mega,” ujarnya.

Ia mengatakan sedianya Surya Paloh siap bertemu dengan semua kalangan tokoh politik mana pun untuk melakukan silaturahim kebangsaan.

“Prinsipnya Pak SP siap bertemu dengan semua tokoh politik dalam rangka silahturahim kebangsaan. Siapa pun tidak hanya terbatas pada Bu Mega saja,” tuturnya.

Sebelumnya, Minggu 19 Februari 2023, Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan partai yang dinakhodai Megawati Soekarnoputri itu siap berdialog dengan Ketua Umum Partai NasDem terkait kebangsaan.

Sementara pembicaraan terkait capres maupun cawapres, kata Hasto, PDI Perjuangan dan Partai NasDem memiliki perbedaan.

“Kalau dialog dalam rangka kepentingan bangsa dan negara, PDI Perjuangan selalu terbuka. Kalau dialog dalam konteks capres-cawapres, sepertinya ada perbedaan,” katanya di Rangkasbitung, Lebak, Banten, Minggu 19 Februari 2023

Adapun pada Rabu (1/2), Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh menyatakan masih mempertimbangkan bertemu Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

“Saya pikir keinginan untuk itu ada saja, tinggal atur aja. Kami minta barangkali kapan Ibu Mega ada waktu yang baik,” kata Surya saat memberikan keterangan pers di Kantor Golkar, Jakarta.***

Berita Terkait

Agusrin Najamudin Mantan Gubernur Bengkulu DPO, Karena Kotak Pandora. Benarkah?
Rp40 Miliar Suap Kasus CPO: Djuyamto Mengaku, Minta Jadi Hakim Terakhir yang Terseret
Klarifikasi Isu Sri Mulyani Mundur, Stabilitas Fiskal Masih Terjaga
Tersangka Kasus CSR BI-OJK, Dua Anggota DPR Diduga Terima Dana Miliaran
Gerindra Susun Formasi Baru, Kekuatan Politik Prabowo Kian Terkonsolidasi
Jokowi dan Kaesang Tak Rebutan Kursi PSI 1: Politik atau Komedi?
Pergantian Kepemimpinan PKS Berlangsung Demokratis, Sohibul dan Al Muzammil Yusuf Muncul Sebagai Pemenang
Yahidin Umar Kritik Romahurmuzy Soal Kandidat Luar, PPP Diwarnai Konflik Menjelang Muktamar 2025

Berita Terkait

Selasa, 9 Desember 2025 - 22:29 WIB

Agusrin Najamudin Mantan Gubernur Bengkulu DPO, Karena Kotak Pandora. Benarkah?

Kamis, 11 September 2025 - 15:07 WIB

Rp40 Miliar Suap Kasus CPO: Djuyamto Mengaku, Minta Jadi Hakim Terakhir yang Terseret

Senin, 1 September 2025 - 13:59 WIB

Klarifikasi Isu Sri Mulyani Mundur, Stabilitas Fiskal Masih Terjaga

Jumat, 8 Agustus 2025 - 09:00 WIB

Tersangka Kasus CSR BI-OJK, Dua Anggota DPR Diduga Terima Dana Miliaran

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 07:11 WIB

Gerindra Susun Formasi Baru, Kekuatan Politik Prabowo Kian Terkonsolidasi

Berita Terbaru