Prabowo Subianto Sebut Sebanyak 76 Negara Sudah Memberi Makan Siang Gratis untuk Siswa

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 9 Desember 2023 - 11:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Calon presiden nomor urut dua, Prabowo Subianto di hadapan massa Relawan Pedagang Indonesia Maju (RAPIM) yang mendeklarasikan dukungan mereka untuk pasangan Prabowo-Gibran di Djakarta Theater. Dok. Tim Media Prabowo-Gibran)

Calon presiden nomor urut dua, Prabowo Subianto di hadapan massa Relawan Pedagang Indonesia Maju (RAPIM) yang mendeklarasikan dukungan mereka untuk pasangan Prabowo-Gibran di Djakarta Theater. Dok. Tim Media Prabowo-Gibran)

KILASNEWS.COM – Calon presiden nomor urut dua, Prabowo Subianto mengungkapkan kebijakan yang akan diterapkannya jika terpilih sebagai presiden 2024-2029.

Salah satunya adalah memberikan makan siang gratis di sekolah, pesantren dan bantuan gizi.

Hal itu disampaikan Prabowo di hadapan massa Relawan Pedagang Indonesia Maju (RAPIM) yang mendeklarasikan dukungan mereka untuk pasangan Prabowo-Gibran di Djakarta Theater, Jakarta, Jumat (8/12).

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita harus berani sekarang, turun intervensi dan untuk itu, manakala Prabowo-Gibran menerima mandat dari rakyat, tentunya bersama tim kita, saudara-suadara sekalian”.

“Kta akan melaksanakan pemberian makan siang dan susu untuk semua anak Indonesia, termasuk yang masih di kandungan ibunya,” kata Prabowo.

Baca artikel lainnya di sini : Soal Politik Saat Ini, Capres Prabowo Subianto: Jangan Marah-marah Kita Semua Saling Menghormati

“Karena dia sembilan bulan di kandungan ibunya, dan ibunya harus kita dukung,” sambungnya.

Dalam perjalanannya, Prabowo mengakui masih ada pihak yang pesimis mengenai kebijakan makan siang dan peningkatan gizi tersebut.

Namun, lanjut Prabowo, Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) sudah menegaskan bahwa program pemberian makan siang gratis merupakan langkah yang paling tepat untuk mengurangi kemiskinan, menghilangkan angka kurang gizi, serta stunting.

Lihat juga konten video, di sini: Capres Prabowo Subianto Sebut Indonesia Dihormati Negara Lain Karena Damai, Perlu Kerja Keras Bersama

“PBB mengatakan, cara inilah yang paling benar untuk mengurangi kemiskinan, menghilangkan kurang gizi, stunting, dan ini yang akan membawa suatu bangsa bangkit menjadi bangsa yang kuat,” tegas Prabowo.

Sebanyak 76 negara di dunia telah mengimplementasikan kebijakan yang sama. Selain itu, enam negara lainnya juga tengah menyiapkan program serupa.

“Kita sudah simulasi dengan angka-angka, ternyata 76 negara di dunia sudah memberi makan siang gratis untuk anak-anaknya,” ujar Prabowo:

“Sebanyak 76 negara, dan sekarang kalau tidak salah ada tambahan 6 negara lain yang sedang menyiapkan. Dengan Indonesia berarti 7 negara. 76 negara sudah,” sambung Prabowo.

Pada dasarnya, kebijakan makan siang gratis serta peningkatan gizi ini disiapkan oleh Prabowo-Gibran beserta tim untuk mempersiapkan generasi muda Indonesia.

Dengan kebijakan ini, harapannya anak-anak Indonesia akan tumbuh menjadi anak yang sehat, kuat, dan cerdas.

Hal-hal itu tentunya dapat menjadi modal penting bagi pembangunan bangsa Indonesia ke arah yang lebih maju.

“Anak-anak Indonesia akan tumbuh menjadi warga negara yang cerdas, yang kuat, yang bisa bekerja, yang bisa membawa Indonesia benar-benar menjadi negara makmur dan kuat,” pungkas Prabowo.*

Berita Terkait

Rp40 Miliar Suap Kasus CPO: Djuyamto Mengaku, Minta Jadi Hakim Terakhir yang Terseret
Klarifikasi Isu Sri Mulyani Mundur, Stabilitas Fiskal Masih Terjaga
Tersangka Kasus CSR BI-OJK, Dua Anggota DPR Diduga Terima Dana Miliaran
Gerindra Susun Formasi Baru, Kekuatan Politik Prabowo Kian Terkonsolidasi
Jokowi dan Kaesang Tak Rebutan Kursi PSI 1: Politik atau Komedi?
Pergantian Kepemimpinan PKS Berlangsung Demokratis, Sohibul dan Al Muzammil Yusuf Muncul Sebagai Pemenang
Yahidin Umar Kritik Romahurmuzy Soal Kandidat Luar, PPP Diwarnai Konflik Menjelang Muktamar 2025
Belum Genap Setahun Menjabat Hasan Nasbi Mundur dari Kepala Komunikasi Kepresidenan, Ini Alasannya

Berita Terkait

Senin, 1 September 2025 - 13:59 WIB

Klarifikasi Isu Sri Mulyani Mundur, Stabilitas Fiskal Masih Terjaga

Jumat, 8 Agustus 2025 - 09:00 WIB

Tersangka Kasus CSR BI-OJK, Dua Anggota DPR Diduga Terima Dana Miliaran

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 07:11 WIB

Gerindra Susun Formasi Baru, Kekuatan Politik Prabowo Kian Terkonsolidasi

Sabtu, 21 Juni 2025 - 20:52 WIB

Jokowi dan Kaesang Tak Rebutan Kursi PSI 1: Politik atau Komedi?

Kamis, 5 Juni 2025 - 11:18 WIB

Pergantian Kepemimpinan PKS Berlangsung Demokratis, Sohibul dan Al Muzammil Yusuf Muncul Sebagai Pemenang

Berita Terbaru