KILASNEWS.COM – Calon wakil presiden dari Koalisi Indonesia Maju (KIM) Gibran Rakabuming Raka menyinggung perihal banyaknya serangan fitnah menjelang Pilpres 2024
Hal itu diungkapkannya saat memberi arahan dalam acara konsolidasi Koalisi Indonesia Maju (KIM) di Graha Wangsa, Lampung, Sabtu (11/10/2023).
“Sekarang ini banyak serangan-serangan fitnah, tidak perlu dilawan. Tidak perlu, senyumi saja,” ucap Gibran Rakabuming.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia pun meminta para pendukungnya agar tidak terbawa emosi, dan tetap santai menangani hantaman serangan fitnah terhadap dirinya dan capres Prabowo Subianto.
“Kalau bapak ibu lihat atau baca rilis dari lembaga survei, kalau (hasilnya) jelek, berarti kita harus kerja keras lagi,” ujar Gibran Rakabuming.
Baca artikel lainnya di sini : Survei Populix: Generasi Muda Kelompok Suku Tertentu Memilih Capres Dengan Pengalaman Militer
Gibran Rakabuming menganggap, pihak yang kerap melontarkan fitnah kepada kubunya, justru nampak takut dalam menghadapi kontestasi Pilpres 2024.
Baca Juga:
Indonesia ASRI di Tengah Dunia yang Berubah, Oleh: Stephanus SB Raharjo (Pengamat Sosial)
Dukung Gerakan Jumat Berkah, Sediakan Kemasan Nasi Hemat dan Layak untuk Berbagi
“Itu nanti angka-angka yang akan membuktikan. Kalau mereka nyinyir terus tidak berhenti fitnah, itu artinya mereka panik. Mereka takut kalah,” kata Gibran Rakabuming.
Baca artikel lainnya, di sini: Bursa Media Online Melayani Jasa Jual Beli dan Akuisisi Portal Berita yang Masih Berjalan dan Berkualitas
“Sekali lagi, bapak ibu, jangan lengah. Ini jalan masih panjang. Ini pertarungannya waktunya pendek sekali, tapi saya yakin kita bisa menang satu putaran,” imbuhnya.”
Dalam agenda safari politik hari ini di Lampung, Gibran Rakabuming juga menyempatkan diri menyapa para pedagang dan masyarakat di Pasar Natar.
Baca Juga:
Coda Luncurkan Kampanye Regional untuk Cegah Penipuan Daring bagi Pemain Gim
Selain ini ia juga bertemu mahasiswa Kampus Darmajaya dan mengunjungi pondok pesantren Walisongo, Lampung Tengah kemudian sowan dengan para kiai.***









