Soal Pembahasan Cawapres untuk Dampingi Ganjar, Hary Tanoesoedibjo: Saat Ini Masih Terlalu Dini

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 22 Juni 2023 - 11:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hary Tanoesoedibjo. (Instagram.com/@hary.tanoesoedibjo)

Hary Tanoesoedibjo. (Instagram.com/@hary.tanoesoedibjo)

KILASNEWS.COM  – Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo mengomentari soal pembahasan calon wakil presiden atau cawapres Ganjar Pranowo.

Hary Tanoesoedibjo mengatakan bahwa saat ini masih terlalu dini untuk membahas siapa yang akan mendampingi Ganjar dalam perhelatan Pilpres 2024.

“Cawapres masih lama, sekarang ini Pak Ganjar harus kami perkenalkan secara komprehensif kepada seluruh masyarakat Indonesia,” kata Hary Tanoesoedibjo.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hary Tanoesoedibjo ditanya soal pembahasan calon wakil presiden atau cawapres Ganjar.

Dia juga menanggapi kedekatan antara calon presiden dari PDI Perjuangan Ganjar Pranowo dan Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi.

Baca artikel menarik lainnya, di sini: Terkait Tongkat Estafet Kepemimpinan, Ujang Komaruddin Soroti Momen Makan Siang Jokowi dan Prabowo

“Kalau NTB ‘kan daerahnya Pak TGB, wajar kalau menemani Pak Ganjar di NTB supaya Pak Ganjar bisa lebih mudah menyosialisasikan dirinya.”

“Karena beliau ‘kan sudah capres yang kami usung,” kata Hary Tanoe di Kantor DPP Perindo, Jakarta Pusat, Rabu, 21 Juni 2023.

Ganjar Pranowo menggelar safari politik ke Nusa Tenggara Barat (NTB) pada hari Minggu 18 Juni 2023.

Di Kota Seribu Masjid itu, Ganjar diagendakan mengikuti sejumlah kegiatan, di antaranya konsolidasi di Kantor DPD PDI Perjuangan NTB

Lalu bersilaturahmi ke Kantor DPW PPP NTB, berziarah ke makam T.G. K.H. Zainuddin Abdul Madjid, dan berorasi di Lapangan Nasional.***

Berita Terkait

Agusrin Najamudin Mantan Gubernur Bengkulu DPO, Karena Kotak Pandora. Benarkah?
Rp40 Miliar Suap Kasus CPO: Djuyamto Mengaku, Minta Jadi Hakim Terakhir yang Terseret
Klarifikasi Isu Sri Mulyani Mundur, Stabilitas Fiskal Masih Terjaga
Tersangka Kasus CSR BI-OJK, Dua Anggota DPR Diduga Terima Dana Miliaran
Gerindra Susun Formasi Baru, Kekuatan Politik Prabowo Kian Terkonsolidasi
Jokowi dan Kaesang Tak Rebutan Kursi PSI 1: Politik atau Komedi?
Pergantian Kepemimpinan PKS Berlangsung Demokratis, Sohibul dan Al Muzammil Yusuf Muncul Sebagai Pemenang
Yahidin Umar Kritik Romahurmuzy Soal Kandidat Luar, PPP Diwarnai Konflik Menjelang Muktamar 2025

Berita Terkait

Selasa, 9 Desember 2025 - 22:29 WIB

Agusrin Najamudin Mantan Gubernur Bengkulu DPO, Karena Kotak Pandora. Benarkah?

Kamis, 11 September 2025 - 15:07 WIB

Rp40 Miliar Suap Kasus CPO: Djuyamto Mengaku, Minta Jadi Hakim Terakhir yang Terseret

Senin, 1 September 2025 - 13:59 WIB

Klarifikasi Isu Sri Mulyani Mundur, Stabilitas Fiskal Masih Terjaga

Jumat, 8 Agustus 2025 - 09:00 WIB

Tersangka Kasus CSR BI-OJK, Dua Anggota DPR Diduga Terima Dana Miliaran

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 07:11 WIB

Gerindra Susun Formasi Baru, Kekuatan Politik Prabowo Kian Terkonsolidasi

Berita Terbaru

Pers Rilis

Sundown Markette Jadi Surga Kuliner Ramadan di GBK

Jumat, 13 Mar 2026 - 19:26 WIB