Survei SMRC Sebut Atribut Sosialisasi Prabowo Subianto Paling Banyak Tersebar di Masyarakat

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 18 Mei 2023 - 17:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri pertahanan, Prabowo Subianto. (Instagram.com/@prabowo)

Menteri pertahanan, Prabowo Subianto. (Instagram.com/@prabowo)

KILASNEWS.COM – Hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) pada April 2023 menyebut atribut luar ruang yang paling banyak ditemukan adalah atribut sosialisasi Prabowo Subianto 63 persen.

Ada empat bakal capres yang atributnya diamati, yaitu Anies, Airlangga Hartarto, Ganjar, dan Prabowo Subianto.

Pewawancara juga diminta mengamati apakah di rumah responden terdapat atribut sosialisasi bakal calon presiden.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Atribut luar ruang yang paling banyak ditemukan adalah atribut sosialisasi Prabowo Subianto 63 persen.

Atribut terbanyak kedua Anies 62 persen, selanjutnya Ganjar 58 persen, dan Airlangga 22 persen.

Pendiri SMRC Saiful Mujani menyatakan bahwa keterkenalan dan dukungan pada calon bukan berdasar pada ingatan atau memori lama, tapi karena memang sudah dilakukan sosialisasi.

“Prabowo Subianto bukan dikenal hanya karena dia pernah kampanye dalam tiga kali pemilu, tapi (sekarang) sudah ada kampanye yang dilakukan,” ucap Saiful Mujani.

Pada masyarakat lapisan bawah, lanjut Saiful, medium sosialisasinya adalah atribut luar ruang karena mereka tidak banyak mengakses media.

Mereka tahu bahwa tokoh-tokoh itu akan maju sebagai calon presiden melalui atribut luar ruang yang telah terpasang.

Saiful Mujani juga menyinggung tentang elektabilitas Airlangga yang belum kompetitif sejauh ini.

Saiful Mujani melihat ini ada hubungannya dengan kerja sosialisasi timnya yang belum terlihat di masyarakat

Itu terbukti dari atribut luar ruang Airlangga yang relatif sedikit dibanding Prabowo, Anies, dan Ganjar.

Saiful Mujani mengatakan masifnya sosialisasi Prabowo dan Anies menjelaskan mengapa terjadi pertarungan suara antara Prabowo dan Anies pada masyarakat lapisan bawah.

Mereka sejauh ini paling menonjol melakukan sosialisasi pada masyarakat lapisan bawah yang memang paling mungkin dijangkau melalui atribut sosialisasi.

“Keunggulan Prabowo di perdesaan adalah keunggulan atribut,” tambah Saiful Mujani.

Selanjutnya, dalam pengamatan langsung pewawancara di rumah responden, ada 5 persen atribut Anies di dalam rumah warga, Prabowo 4 persen, Airlangga 3 persen, dan Ganjar 2 persen.

Saiful menegaskan bahwa angka 5 dan 4 persen dari rumah warga secara nasional sudah terpasang atribut Anies dan Prabowo adalah jumlah yang banyak. Sementara Ganjar masih sangat sedikit.

Pertarungan pada masyarakat level bawah, sambung dia, memang kebanyakan dilakukan melalui pemasangan atribut luar maupun dalam ruang.

Sementara akan susah memasang atribut pada rumah-rumah kelompok masyarakat atas.

“Tim Anies dan Prabowo kurang lebih sama sudah masuk melakukan sosialisasi ke situ (rumah-rumah warga) relatif lebih baik dibanding Ganjar Pranowo.”

“Dan Kemungkinan memori publik pada Prabowo lebih kuat dibanding Anies sehingga untuk sementara ini Prabowo cenderung lebih unggul dibanding Anies pada masyarakat lapisan bawah,” tutupnya.***

Berita Terkait

Agusrin Najamudin Mantan Gubernur Bengkulu DPO, Karena Kotak Pandora. Benarkah?
Rp40 Miliar Suap Kasus CPO: Djuyamto Mengaku, Minta Jadi Hakim Terakhir yang Terseret
Klarifikasi Isu Sri Mulyani Mundur, Stabilitas Fiskal Masih Terjaga
Tersangka Kasus CSR BI-OJK, Dua Anggota DPR Diduga Terima Dana Miliaran
Gerindra Susun Formasi Baru, Kekuatan Politik Prabowo Kian Terkonsolidasi
Jokowi dan Kaesang Tak Rebutan Kursi PSI 1: Politik atau Komedi?
Pergantian Kepemimpinan PKS Berlangsung Demokratis, Sohibul dan Al Muzammil Yusuf Muncul Sebagai Pemenang
Yahidin Umar Kritik Romahurmuzy Soal Kandidat Luar, PPP Diwarnai Konflik Menjelang Muktamar 2025

Berita Terkait

Selasa, 9 Desember 2025 - 22:29 WIB

Agusrin Najamudin Mantan Gubernur Bengkulu DPO, Karena Kotak Pandora. Benarkah?

Kamis, 11 September 2025 - 15:07 WIB

Rp40 Miliar Suap Kasus CPO: Djuyamto Mengaku, Minta Jadi Hakim Terakhir yang Terseret

Senin, 1 September 2025 - 13:59 WIB

Klarifikasi Isu Sri Mulyani Mundur, Stabilitas Fiskal Masih Terjaga

Jumat, 8 Agustus 2025 - 09:00 WIB

Tersangka Kasus CSR BI-OJK, Dua Anggota DPR Diduga Terima Dana Miliaran

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 07:11 WIB

Gerindra Susun Formasi Baru, Kekuatan Politik Prabowo Kian Terkonsolidasi

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB