Tim SAR Ungkap Alasan Hentikan Pencarian Wisatawan asal Prancis, Lydie Annie Mauricette

Avatar photo

- Pewarta

Minggu, 25 Desember 2022 - 10:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lydia Annie Mauricette (kiri), warga negara Prancis, dilaporkan hilang saat merenangi laut antara Gili Trawangan dan Gili Meno, Minggu (18/12/2022). (Dok: Istimewa)

Lydia Annie Mauricette (kiri), warga negara Prancis, dilaporkan hilang saat merenangi laut antara Gili Trawangan dan Gili Meno, Minggu (18/12/2022). (Dok: Istimewa)

KILASNEWS.COM – Tim pencarian dan pertolongan (SAR) usai operasi selama tujuh hari menghentikan pencarian wisatawan asal Prancis, Lydie Annie Mauricette (50).

Cuaca yang kurang bersahabat merupakan kendala yang dihadapi tim SAR dalam usahanya menemukan korban.

“Terutama pencarian di air, kendalanya hujan lebat disertai angin kencang, arus yang kuat, dan gelombang tinggi,” kata Muhdar, di Mataram, Sabtu, 24 Desember 2022.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Muhdar adalah Pelaksana Tugas Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Mataram.

Ia menjelaskan radius pencarian di laut mencapai puluhan nautical mile (NM) dari lokasi perkiraan korban tenggelam dengan menggunakan alat utama berupa Sea rider dan speed boat.

Lydie Annie Mauricette (50) diduga tenggelam saat mencoba berenang dari Gili Trawangan ke Gili Meno, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, pada Ahad (18/12) 2022.

Berdasarkan hasil koordinasi dengan unsur-unsur SAR yang terlibat, operasi SAR dihentikan pada hari ketujuh atau Sabtu (24/12) ini.

“Kami hentikan pencarian hari ini pukul 18.00 WITA dengan hasil nihil. Tim SAR gabungan belum berhasil menemukan tanda-tanda keberadaan korban,” katanya.

Tim SAR gabungan, kata dia, telah berupaya semaksimal mungkin melakukan pencarian baik dari perairan maupun darat.

Sementara pencarian di darat melalui penyisiran di sepanjang Pantai Sire dan Impos, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara.

Muhdar menambahkan penyebaran informasi ke nelayan-nelayan dan warga setempat juga telah dilakukan.

Adapun unsur yang terlibat antara lain dari tim rescue Pos Siaga SAR Bangsal, Pos Angkatan Laut Gili Indah, Polisi Air Kepolisian Daerah NTB, Polres Lombok Utara, dan Polsek Pemenang.

Kemudian, Balai Kawasan Konservasi Perairan Nasional (BKKPN) Wilayah Kerja Gili Matra (Gili Meno, Air dan Trawangan), Kelompok Masyarakat Pengawas.

Barasiaga, Diver Gili Trawangan, Share Love, Diver 3 Gili, Potensi Basarnas Lombok Utara, masyarakat setempat dan lainnya, demikian Muhdar.***

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Upaya Tingkatkan Pemahaman Investasi Masyarakat
Kejagung Klarifikasi Isu Penggeledahan, TNI Perkuat Perlindungan Jaksa Anti-Korupsi
Dishub Atur Akses Parkir Penutupan FORNAS di Mataram
Viral Surat Dukungan Kementerian UMKM untuk Istri Menteri, KPK Turun Tangan
Eks Direksi BRI Terseret Kasus Korupsi EDC, Investor Pantau Risiko Reputasi
Bobby Nasution Bisa Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Infrastruktur Sumut
Dugaan Korupsi Chromebook, Nama Nadiem Makarim Terseret Kejagung
Uang Tunai Rp915 Miliar Ditemukan: Kejutan dari Laci Pejabat MA

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 22:57 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Upaya Tingkatkan Pemahaman Investasi Masyarakat

Selasa, 5 Agustus 2025 - 15:42 WIB

Kejagung Klarifikasi Isu Penggeledahan, TNI Perkuat Perlindungan Jaksa Anti-Korupsi

Kamis, 31 Juli 2025 - 05:51 WIB

Dishub Atur Akses Parkir Penutupan FORNAS di Mataram

Selasa, 8 Juli 2025 - 07:14 WIB

Viral Surat Dukungan Kementerian UMKM untuk Istri Menteri, KPK Turun Tangan

Kamis, 3 Juli 2025 - 10:51 WIB

Eks Direksi BRI Terseret Kasus Korupsi EDC, Investor Pantau Risiko Reputasi

Berita Terbaru