Dorong UMKM Terus Maju, Menkeu: Majunya UMKM, Majunya Perempuan Indonesia

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 27 Oktober 2022 - 16:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati. (Dok. Sekretariat Kabinet RI)

Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati. (Dok. Sekretariat Kabinet RI)

FOKUSSIBER.COM – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyatakan, majunya Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) identik dengan majunya perempuan di Indonesia.

Menurutnya, hal ini disebabkan karena peranan dan kontribusi UMKM dalam perekonomian nasional tahun 2021 yang mencapai 61%, 99% dari 64,2 juta UMKM levelnya mikro dan 57%-nya dikelola oleh perempuan.

Oleh karena itu, Menkeu mengatakan Pemerintah akan terus berkomitmen memberikan berbagai fasilitas dan menggunakan instrumen kebijakan dan pembiayaan untuk bisa mendorong UMKM dan terutama para perempuan di Indonesia.

“Kementerian Keuangan sebagai bendahara negara dan pengelola fiskal akan menggunakan seluruh instrumen APBN termasuk instrumen dari pembiayaan BLU dan investasi untuk terus mendukung perempuan-perempuan dan UMKM di Indonesia,” ungkap Menkeu dalam Festival UMKM 2022 Kumparan secara daring, Rabu .

Dukungan pertama diberikan dengan kemudahan akses permodalan. Pemerintah melalui Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang dapat diakses oleh UMKM melalui perbankan dan lembaga keuangan bukan bank termasuk koperasi, adalah salah satu contohnya.

Saat ini lebih dari 6 juta UMKM yang telah mendapatkan KUR dengan subsidi bunga yang tentu akan meningkatkan kemampuan usaha mereka.

“Proporsi dari debitur perempuan KUR adalah 42%. Kita tentu berharap bahwa akan makin banyak dari UMKM yang mendapatkan akses permodalan dengan bunga dan biaya yang terjangkau,” jelas Menkeu.

Berikutnya, Pemerintah menyalurkan Program Pembiayaan Ultra Mikro (UMi). Produk dari pembiayaan UMi adalah membuka penyaluran kredit dalam jumlah terbatas namun memiliki fleksibilitas dalam administrasi maupun aksesnya.

95% penerima program ini atau lebih dari 6,4 juta debiturnya adalah perempuan.

“Program pembiayaan umi juga dilengkapi dengan program pendampingan.”

“Ini terutama agar para perempuan tadi yang mayoritas 95% yang meminjam makin memiliki keterampilan dan pengetahuan kewirausahaan. Tentu ini diharapkan akan makin mengembangkan upaya mereka,” tandas Menkeu.

Di samping itu, Pemerintah terus mengembangkan ekosistem digital Indonesia baik di bidang infrastruktur digital maupun akses layanan digital.

Terlebih, dengan teknologi digital dapat membantu UMKM di bidang pendanaan maupun pemasaran.

“Dengan teknologi digital, transaksi dapat dilakukan di mana saja, kapan saja, bahkan secara real time. Artinya ini akan mengatasi masalah jarak dan masalah waktu,” jelas Menkeu.

Menkeu mengatakan, untuk bisa mendorong UMKM dan para perempuan dibutuhkan kolaborasi.

Tidak hanya antara pemerintah sendiri namun juga dengan pihak swasta dan berbagai instansi yang bisa mendorong dan mendukung peranan perempuan di dalam UMKM seperti penjaminan kredit, akses pelatihan, pemasaran, dan permodalan.

“Ini adalah langkah yang harus terus diupayakan,” pungkas Menkeu. ***

Berita Terkait

Pertamina akan Akuisisi Produsen Gula dan Etanol Asal Brasil, Jokowi: Pertamina Telah Kalkulasi Bisnisnya
Peran Penting LSP Perikanan Hias Indonesia dalam Meningkatkan Kinerja Ekspor: Fokus pada Sertifikasi dan SDM
Harga Pembelian Pemerintah Gabah dan Beras Resmi Ditetapkan, Begini Penjelasan Bapanas
OJK Adakan Prakonvensi RSKKNI Pembiayaan: Langkah Penting Memastikan Kualitas SDM
RSKKNI Sektor Keuangan: Landasan Kompetensi Berstandar Internasional
Badan Pangan Nasional Berharap Chef dan Nutrisionis Terlibat dalam Program Makan Siang Gratis
Menko Airlangga Hartarto Angkat Potensi Kerja Sama Giant Sea Wall Saat Bertemu Wakil PM Belanda
Tanggapi Inflasi Pangan di April 2024, Bapanas: Kolaborasi Mampu Redam Laju Inflasi Terutama Sektor Pangan
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Selasa, 11 Juni 2024 - 10:28 WIB

Pertamina akan Akuisisi Produsen Gula dan Etanol Asal Brasil, Jokowi: Pertamina Telah Kalkulasi Bisnisnya

Senin, 10 Juni 2024 - 00:11 WIB

Peran Penting LSP Perikanan Hias Indonesia dalam Meningkatkan Kinerja Ekspor: Fokus pada Sertifikasi dan SDM

Minggu, 9 Juni 2024 - 10:48 WIB

Harga Pembelian Pemerintah Gabah dan Beras Resmi Ditetapkan, Begini Penjelasan Bapanas

Jumat, 31 Mei 2024 - 04:14 WIB

OJK Adakan Prakonvensi RSKKNI Pembiayaan: Langkah Penting Memastikan Kualitas SDM

Rabu, 22 Mei 2024 - 13:38 WIB

RSKKNI Sektor Keuangan: Landasan Kompetensi Berstandar Internasional

Kamis, 9 Mei 2024 - 09:25 WIB

Badan Pangan Nasional Berharap Chef dan Nutrisionis Terlibat dalam Program Makan Siang Gratis

Selasa, 7 Mei 2024 - 15:25 WIB

Menko Airlangga Hartarto Angkat Potensi Kerja Sama Giant Sea Wall Saat Bertemu Wakil PM Belanda

Sabtu, 4 Mei 2024 - 10:36 WIB

Tanggapi Inflasi Pangan di April 2024, Bapanas: Kolaborasi Mampu Redam Laju Inflasi Terutama Sektor Pangan

Berita Terbaru