Fauzi Baadila dan Haris Rusly Moti Pimpin Relawan Pendukung Prabowo, Ini Pertimbangan Partai Gerindra

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 5 Juni 2023 - 09:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktor Fauzi Baadila. (Instagram.com/@fauzibaadilla__)

Aktor Fauzi Baadila. (Instagram.com/@fauzibaadilla__)

KILASNEWS.COM – Partai Gerindra menunjuk aktor Fauzi Baadila dan aktivis 98 Haris Rusly Moti untuk memimpin relawan pendukung Prabowo Subianto sebagai calon presiden pada Pemilu 2024.

​Fauzi Baadila ditunjuk sebagai koordinator dan Haris Rusly Moti didapuk sebagai wakil koordinator relawan pendukung Prabowo.

Menurut Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad, keduanya mampu berkolaborasi dengan baik.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk memimpin relawan pendukung Prabowo sebagai calon presiden (capres) pada pemilihan presiden (Pilpres) 2024.

Hal itu karena keduanya memiliki rekam jejak yang baik pada bidang masing-masing.

Baca artikel menarik lainnya, di sini: Dorong Erick Thohir untuk Calon Wapres, PAN Tak Terburu-buru Umumkan Pasangan untuk Pilpres 2024

“Fauzi Baadila adalah aktor bertalenta sekaligus aktivis kemanusiaan yang punya jam terbang internasional.”

“Sementara Haris Moti adalah aktivis 98 yang punya sejarah perjuangan panjang,” kata Sufmi Dasco Ahmad.

Selain itu, Ketua Harian DPP Gerindra tersebut juga menjelaskan bahwa pihaknya yakin kolaborasi Fauzi dan Haris dapat memaksimalkan dukungan relawan harian untuk Prabowo.

“Mereka punya kelebihan sebagai orang lapangan yang sangat luwes, militan, dan punya jaringan luas,” ujar Dasco.

Dia menambahkan, adapun pembentukan koordinator relawan pendukung Prabowo ditujukan agar komunikasi dan koordinasi terjalin dengan baik.

Sebab saat ini kelompok relawan yang menyatakan dukungannya terhadap Prabowo semakin besar.

“Agar tidak terjadi miskomunikasi dan agar para relawan bisa bekerja tertib satu komando, maka perlu adanya koordinasi yang baik.”

“Para relawan akan bekerja di tingkat akar rumput dan di luar struktur partai politik pendukung,” ujar Dasco.

Partai Gerindra Tunjuk Aktor Fauzi Baadila dan Aktivis 98 Haris Rusly Moti Pimpin Relawan Pendukung Prabowo

Fauzi Baadila dan Haris Rusly Moti Pimpin Relawan Pendukung Prabowo, Ini Pertimbangan Partai Gerindra

Partai Gerindra menunjuk aktor Fauzi Baadila dan aktivis 98 Haris Rusly Moti untuk memimpin relawan pendukung Prabowo Subianto sebagai calon presiden pada Pemilu 2024.

​Fauzi Baadila ditunjuk sebagai koordinator dan Haris Rusly Moti didapuk sebagai wakil koordinator relawan pendukung Prabowo.

Menurut Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad, keduanya mampu berkolaborasi dengan baik.

Untuk memimpin relawan pendukung Prabowo sebagai calon presiden (capres) pada pemilihan presiden (Pilpres) 2024.

Hal itu karena keduanya memiliki rekam jejak yang baik pada bidang masing-masing.

“Fauzi Baadila adalah aktor bertalenta sekaligus aktivis kemanusiaan yang punya jam terbang internasional.”

“Sementara Haris Moti adalah aktivis 98 yang punya sejarah perjuangan panjang,” kata Sufmi Dasco Ahmad.

Selain itu, Ketua Harian DPP Gerindra tersebut juga menjelaskan bahwa pihaknya yakin kolaborasi Fauzi dan Haris dapat memaksimalkan dukungan relawan harian untuk Prabowo.

“Mereka punya kelebihan sebagai orang lapangan yang sangat luwes, militan, dan punya jaringan luas,” ujar Dasco.

Dia menambahkan, adapun pembentukan koordinator relawan pendukung Prabowo ditujukan agar komunikasi dan koordinasi terjalin dengan baik.

Sebab saat ini kelompok relawan yang menyatakan dukungannya terhadap Prabowo semakin besar.

“Agar tidak terjadi miskomunikasi dan agar para relawan bisa bekerja tertib satu komando, maka perlu adanya koordinasi yang baik.”

“Para relawan akan bekerja di tingkat akar rumput dan di luar struktur partai politik pendukung,” ujar Dasco.***

Berita Terkait

Agusrin Najamudin Mantan Gubernur Bengkulu DPO, Karena Kotak Pandora. Benarkah?
Rp40 Miliar Suap Kasus CPO: Djuyamto Mengaku, Minta Jadi Hakim Terakhir yang Terseret
Klarifikasi Isu Sri Mulyani Mundur, Stabilitas Fiskal Masih Terjaga
Tersangka Kasus CSR BI-OJK, Dua Anggota DPR Diduga Terima Dana Miliaran
Gerindra Susun Formasi Baru, Kekuatan Politik Prabowo Kian Terkonsolidasi
Jokowi dan Kaesang Tak Rebutan Kursi PSI 1: Politik atau Komedi?
Pergantian Kepemimpinan PKS Berlangsung Demokratis, Sohibul dan Al Muzammil Yusuf Muncul Sebagai Pemenang
Yahidin Umar Kritik Romahurmuzy Soal Kandidat Luar, PPP Diwarnai Konflik Menjelang Muktamar 2025

Berita Terkait

Selasa, 9 Desember 2025 - 22:29 WIB

Agusrin Najamudin Mantan Gubernur Bengkulu DPO, Karena Kotak Pandora. Benarkah?

Kamis, 11 September 2025 - 15:07 WIB

Rp40 Miliar Suap Kasus CPO: Djuyamto Mengaku, Minta Jadi Hakim Terakhir yang Terseret

Senin, 1 September 2025 - 13:59 WIB

Klarifikasi Isu Sri Mulyani Mundur, Stabilitas Fiskal Masih Terjaga

Jumat, 8 Agustus 2025 - 09:00 WIB

Tersangka Kasus CSR BI-OJK, Dua Anggota DPR Diduga Terima Dana Miliaran

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 07:11 WIB

Gerindra Susun Formasi Baru, Kekuatan Politik Prabowo Kian Terkonsolidasi

Berita Terbaru