Relawan Jokowi yang Tergabung dalam Musyawarah Rakyat akan Jalin Komunikasi dengan Parpol

- Pewarta

Kamis, 10 November 2022 - 16:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Silaturahmi bersama sejumlah kelompok relawan Jokowi yang tergabung dalam Musra di Kantor DPP Partai Golkar. (Instagram.com/@airlanggahartarto_official)

Silaturahmi bersama sejumlah kelompok relawan Jokowi yang tergabung dalam Musra di Kantor DPP Partai Golkar. (Instagram.com/@airlanggahartarto_official)

FOKUSSIBER.COM – Ketua Umum Relawan Pro Jokowi (Projo) Budi Arie Setiadi mengatakan sejumlah kelompok relawan Joko Widodo (Jokowi).

Yang tergabung dalam penyelenggara Musyawarah Rakyat (Musra) akan melangsungkan komunikasi dengan sejumlah partai politik (parpol).

“Kita semua partai sejauh, sebisa mungkin, sedapat mungkin, semua partai kita komunikasikan,” kata Budi yang dijumpai usai acara silaturahmi bersama Partai Golkar di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Senin 7 November 2022.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah bersilaturahmi dengan Golkar pada hari ini, Budi mengatakan parpol selanjutnya yang akan dikunjungi dalam waktu dekat ialah Gerindra di kediaman Prabowo Subianto pada Kamis pekan ini.

“Kita dengan Pak Prabowo yang pasti Kamis, Kamis jam 1 siang,” ujar pria yang menjabat sebagai Wakil Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Wamendes PDTT) itu.

Budi menyebut sejumlah nama parpol lain yang akan dikunjungi, antara lain PAN dan PPP yang juga tergabung dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) bersama Golkar, serta tidak menutup kemungkinan sejumlah parpol lainnya.

“Dan juga beberapa yang lain begitu, mungkin kalau punya ada kesempatan juga kita ke partai-partai lainnya,” ucapnya.

Ia menjelaskan dalam melakukan komunikasi dengan sejumlah parpol pihaknya tidak hanya akan membahas hasil Musra yang telah diadakan di beberapa kota sebelumnya, namun juga akan membahas pula agenda kebangsaan dan kerakyatan.

“Musra ini Pak Presiden sudah perintahkan untuk terus dilanjutkan karena ini alat rekam yang paling jujur tentang apa yang menjadi harapan dan keinginan rakyat,” katanya.

Hal tersebut, kata Budi, lantaran Musra sebagai laboratorium politik merupakan salah satu dari tiga instrumen dalam menentukan pertimbangan calon presiden dan calon wakil presiden.

Pada Pemilu 2024 mendatang, di samping survei dan keputusan politik masing-masing parpol.

“Lembaga survei respondennya 1.200, kami kalau sekali Musra 3.000-4.000 orang,” kata Budi.

Sebelumnya, Budi mengatakan bahwa acara silaturahmi dengan Golkar pada hari ini merupakan kali pertama bagi gabungan organ relawan Jokowi itu melangsungkan kunjungan ke parpol.

“Ini adalah pertemuan pertama kali relawan Jokowi ke kantor parpol dan inilah ke Kantor Golkar,” katanya.

Silaturahmi yang dilangsungkan secara tertutup itu dimulai sekitar pukul 19.49 WIB.

Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto didampingi oleh sejumlah pengurus DPP Partai Golkar bersama perwakilan 18 kelompok relawan Jokowi yang tergabung dalam penyelenggara Musra.

Tampak pula sejumlah pimpinan Partai Golkar di antaranya Anggota Komisi I DPR Nurul Arifin yang menjabat Wakil Ketua Umum Golkar, Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita yang menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Partai Golkar.

Kemudian, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzily yang juga Ketua DPP Golkar, Wakil Ketua DPR RI Lodewijk Freidrich Paulus yang menjabat pula sebagai Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar dan Anggota Komisi XI DPR Puteri Komarudin.***

Berita Terkait

Agusrin Najamudin Mantan Gubernur Bengkulu DPO, Karena Kotak Pandora. Benarkah?
Rp40 Miliar Suap Kasus CPO: Djuyamto Mengaku, Minta Jadi Hakim Terakhir yang Terseret
Klarifikasi Isu Sri Mulyani Mundur, Stabilitas Fiskal Masih Terjaga
Tersangka Kasus CSR BI-OJK, Dua Anggota DPR Diduga Terima Dana Miliaran
Gerindra Susun Formasi Baru, Kekuatan Politik Prabowo Kian Terkonsolidasi
Jokowi dan Kaesang Tak Rebutan Kursi PSI 1: Politik atau Komedi?
Pergantian Kepemimpinan PKS Berlangsung Demokratis, Sohibul dan Al Muzammil Yusuf Muncul Sebagai Pemenang
Yahidin Umar Kritik Romahurmuzy Soal Kandidat Luar, PPP Diwarnai Konflik Menjelang Muktamar 2025

Berita Terkait

Selasa, 9 Desember 2025 - 22:29 WIB

Agusrin Najamudin Mantan Gubernur Bengkulu DPO, Karena Kotak Pandora. Benarkah?

Kamis, 11 September 2025 - 15:07 WIB

Rp40 Miliar Suap Kasus CPO: Djuyamto Mengaku, Minta Jadi Hakim Terakhir yang Terseret

Senin, 1 September 2025 - 13:59 WIB

Klarifikasi Isu Sri Mulyani Mundur, Stabilitas Fiskal Masih Terjaga

Jumat, 8 Agustus 2025 - 09:00 WIB

Tersangka Kasus CSR BI-OJK, Dua Anggota DPR Diduga Terima Dana Miliaran

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 07:11 WIB

Gerindra Susun Formasi Baru, Kekuatan Politik Prabowo Kian Terkonsolidasi

Berita Terbaru

Pers Rilis

Sundown Markette Jadi Surga Kuliner Ramadan di GBK

Jumat, 13 Mar 2026 - 19:26 WIB