Bom Astanaanyar, MAARIF Institute: Ungkap Dalang Intelektualnya dan Bongkar Habis Jaringannya

- Pewarta

Sabtu, 10 Desember 2022 - 09:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar, Peristiwa bom bunuh diri di area Polsek Astanaanyar. (Instagram.com/@infobandungkota)

Tangkapan layar, Peristiwa bom bunuh diri di area Polsek Astanaanyar. (Instagram.com/@infobandungkota)

KILASNEWS.COM – MAARIF Institute mendukung penuh polisi mengusut tuntas kasus bom bunuh diri di Polsek Astanaanyar, Bandung, Jawa Barat.

“MAARIF Institute mendukung penuh kepolisian mengusut tuntas aksi bom bunuh diri di Polsek Astanaanyar.”

“Ungkap dalang intelektualnya dan bongkar habis jaringan di belakangnya,” kata Direktur Program MAARIF Institute Moh. Shofan dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis.

Shofan menambahkan MAARIF Institute mendorong sinergisme lebih solid antara Polri, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), dan Badan Intelijen Negara (BIN) dalam mencegah kemunculan aksi-aksi teror di Tanah Air.

Dia juga mengimbau aparat penegak hukum tidak membiarkan aksi terorisme meruntuhkan tatanan hidup berbangsa dan bernegara, apalagi harus menghancurkan Pancasila sebagai simbol yang menyatukan anak bangsa. 

Shofan juga menyampaikan ucapan duka cita dari MAARIF Institute atas peristiwa bom bunuh diri pada Rabu 6 Desember 2022 tersebut.

“Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya anggota kepolisian yang menjadi korban, mendoakan semoga mendapat terbaik di sisi-Nya,” tambahnya.

Sebagaimana pandangan almarhum Ahmad Syafii Maarif, lanjut Shofan, aksi bom bunuh diri dilandasi oleh doktrin teologis maut yang mengerdilkan akal sehat.

“Berani mati, tapi tidak berani menghadapi kehidupan. Ini ancaman yang bisa membahayakan keamanan, perdamaian, dan sangat merugikan masyarakat dan bangsa.”

“Peristiwa ini harus menjadi refleksi semua kalangan,” imbuhnya.

Dalam menangani peristiwa itu, dia juga berharap Pemerintah lebih variatif dalam mencari pendekatan-pendekatan untuk menangani aksi terorisme.

“Jangan semata-mata pendekatan hukum dan pendekatan keamanan. Upaya pencegahan tidak dapat dilakukan satu lembaga pemerintahan saja, tetapi harus ada kerja sama dan sinergi antarlembaga pemerintah serta melibatkan masyarakat,” ujarnya.

Shofan menilai kejahatan terhadap kemanusiaan itu telah menjadi ancaman serius bagi keutuhan dan kedaulatan negara Indonesia.

Terorisme tidak hanya merupakan suatu kejahatan lokal atau nasional, tetapi juga kejahatan transnasional atau internasional.

Dengan demikian, dia menyayangkan masih adanya pihak-pihak yang meragukan, bahkan menyangkal ancaman besar dari radikalisme dan terorisme itu.

Menurut Shofan, sikap tersebut sangat berbahaya karena bisa melemahkan ketahanan masyarakat dalam menjaga Pancasila serta keutuhan bangsa dan negara.

Oleh karena itu, ia menekankan seluruh pihak harus memiliki kesungguhan untuk membela bangsa Indonesia dari hantaman radikalisme.***

Berita Terkait

Kapitra Ampera Unggul dari Caleg PDI Perjuangan Lainnya, Hasil Pleno KPU Kabupaten Indragiri Hilir, Riau
Pilgub DKI Jakarta, Ridwan Kamil, Anies Baswedan, dan Tri Rismaharini Diprediksi akan Bertarung
Soal Pertemuan Presiden Jokowi dengan Raja Juli Antoni, Kaesang Pangarep: Tak Mungkin Bahas Masalah Politik
Prabowo Subianto Pidato Usai Unggul dalam Berbagai Quick Count: Tak Boleh Sombong, Tak Boleh Jumawa
Asal Tidak Anarkis, Kapolri Listyo Sigit Prabowo Ijinkan Aksi Demonstrasi Usai Pencoblosan Pemilu 2024
Wawancara di Podcast Deddy Corbuzier, Prabowo Subianto: Indonesia Bisa Mandiri dan Ramah Lingkungan
Lewat Tulisan di Media Prancis Atlantico, Prabowo Subianto Ceritakan Pengalaman Kampanye 2024
Prabowo Subianto Diserang Fitnah Soal Pembelian Pesawat, Rosan Roeslani Sampai Cek ke Washington
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Jumat, 1 Maret 2024 - 14:51 WIB

Kapitra Ampera Unggul dari Caleg PDI Perjuangan Lainnya, Hasil Pleno KPU Kabupaten Indragiri Hilir, Riau

Selasa, 27 Februari 2024 - 09:46 WIB

Pilgub DKI Jakarta, Ridwan Kamil, Anies Baswedan, dan Tri Rismaharini Diprediksi akan Bertarung

Senin, 19 Februari 2024 - 15:42 WIB

Soal Pertemuan Presiden Jokowi dengan Raja Juli Antoni, Kaesang Pangarep: Tak Mungkin Bahas Masalah Politik

Kamis, 15 Februari 2024 - 09:36 WIB

Prabowo Subianto Pidato Usai Unggul dalam Berbagai Quick Count: Tak Boleh Sombong, Tak Boleh Jumawa

Kamis, 15 Februari 2024 - 07:14 WIB

Asal Tidak Anarkis, Kapolri Listyo Sigit Prabowo Ijinkan Aksi Demonstrasi Usai Pencoblosan Pemilu 2024

Rabu, 14 Februari 2024 - 16:09 WIB

Wawancara di Podcast Deddy Corbuzier, Prabowo Subianto: Indonesia Bisa Mandiri dan Ramah Lingkungan

Rabu, 14 Februari 2024 - 08:00 WIB

Lewat Tulisan di Media Prancis Atlantico, Prabowo Subianto Ceritakan Pengalaman Kampanye 2024

Senin, 12 Februari 2024 - 09:37 WIB

Prabowo Subianto Diserang Fitnah Soal Pembelian Pesawat, Rosan Roeslani Sampai Cek ke Washington

Berita Terbaru