KILASNEWS.COM – Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengatakan partainya bersama Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) akan menjalin komunikasi dengan partai-partai politik lain untuk ikut bergabung dalam wacana pembentukan koalisi besar.
Hal tersebut disampaikannya usai melangsungkan pertemuan bersama Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar di resto Plataran Senayan, Jakarta, Rabu siang 4 Mei 2023.
“Masing-masing akan terus bergerak dan berkomunikasi dengan partai lain agar masuk dalam koalisi besar,” kata Airlangga.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Baca artikel menarik lainnya di sini: Prabowo Subianto Unggul dalam Polling The Matchmaker, Publik Ingin Erick dan Ganjar Jadi Wakilnya
Menurut dia, Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) dan Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) sudah berbicara panjang lebar untuk membentuk koalisi besar, namun dia memandang diperlukan partai politik yang menjadi penggerak dari dua koalisi tersebut.
Sehingga, lanjut dia, Partai Golkar dan PKB bersepakat membangun koalisi inti sebagai motor penggerak untuk menindaklanjuti wacana pembentukan koalisi besar.
“Jadi KIB-KKIR ini sudah berbicara panjang lebar, tinggi rendah, dalam, tetapi kita juga putuskan bahwa ini butuh core, butuh inti motor penggerak dan hari ini dalam silaturahmi dan alhamdulillah kita akan dorong Golkar dan PKB menjadi koalisi intinya,” ujarnya.
Baca Juga:
CHiQ Raih “AI Home Ecosystem Brand Award”, Hadirkan Pengalaman Gaya Hidup Cerdas Lewat Inovasi AI
Konferensi Promosi Pariwisata Budaya Henan dan Pameran Budaya Heluo Digelar di Indonesia
Hisense Perpanjang Kemitraan dengan UEFA sebagai Sponsor Resmi UEFA EURO 2028
Dia menegaskan Partai Golkar yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) bersama PPP dan PAN, sementara PKB tergabung dalam Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) bersama Partai Gerindra akan menjadi jembatan kedua koalisi untuk melakukan komunikasi-komunikasi politik dengan parpol lain untuk merealisasikan pembentukan koalisi besar.
“Kemudian hari ini kita membuat jembatan antara KIB dan KKIR ini, jembatannya kokoh.”
“Itu dengan Golkar dan PKB. Kokohnya jembatan ini tentunya akan terus melakukan lobi-lobi dan pembicaraan,” katanya.
Termasuk, lanjut dia, untuk menggaet parpol lain bergabung guna merealisasikan koalisi besar, Airlangga menyinggung bahwa Muhaimin pun akan bertemu dengan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Rabu malam.
Baca Juga:
Gupshup Meluncurkan Voice AI Platform Mandiri, Memperluas Interaksi Percakapan ke Panggilan Telepon
Kehidupan yang Didukung AI: TCL Hadirkan Inovasi AI dalam Kehidupan Sehari-hari di IFA 2026
Hisense Perkenalkan Konsep “Companion Living” Berbasis AI di IFA 2026
“Salah satu yang dibahas adalah demikian, kita tahu Pak Imin.”
“Nanti malam juga akan bertemu partai besar, (pertemuan) terbuka apa tertutup?,” tanya Airlangga kepada Muhaimin yang duduk disampingnya.
Muhaimin lantas menjawabnya dengan berkata, “Belum tahu”.
Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid mengatakan Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid akan melangsungkan pertemuan dengan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Puri Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu malam 3 Mei 2023.
“Betul, jam 19.30 Gus Imin (Muhaimin) akan bertemu Pak SBY di Cikeas dalam rangka Lebaran, Idul Fitri,” kata Jazilul dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu 3 Mei 2023.
Selain dalam rangka Lebaran, Jazilul mengatakan pertemuan itu juga untuk bersilaturahim sekaligus berdiskusi kebangsaan.
“Silaturahim saja, sambil diskusi. Pak SBY pemikirannya diperlukan untuk generasi bangsa ini,” tambahnya.***










