Hoaks Terkait Terkait Pemilu Mencapai 3.235, Menkominfo Budi Arie Setiadi: Sebanyak 1.900 Hoaks Ditakedown

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 20 Maret 2024 - 11:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Budi Arie Setiadi. (facebook.com/@Budi Arie Setiadi)

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Budi Arie Setiadi. (facebook.com/@Budi Arie Setiadi)

KILASNEWS.COM – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Budi Arie Setiadi mengungkapkan data terkait penanganan isu hoaks yang berkembang selama pemilu.

Menurut Menkominfo, dari periode 17 Juli 2023 hingga 18 Maret 2024, tercatat sebanyak 274 isu hoaks terkait pemilu yang tersebar luas.

Total sebaran hoaks mencapai angka 3.235, dengan lebih dari 1.900 hoax berhasil ditakedown.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ada 274 isu hoaks. Sementara jumlah sebaran hoaks itu mencapai jumlahnya adalah 3.235 hoaks”.

“Dimana 1.971 hoaks kita takedown,” kata Budi di kantor Kementerian Polhukam, Jakarta pada hari Selasa, 19 Maret 2024.

“Sisanya itu kita stempelin hoax. Itu hoax yang gak perlu di takedown, cukup di stempel aja. Karena isunya gak masuk akal,” lanjutnya.

Baca artikel lainnya di sini : KPK Naikkan Status Dugaan Korupsi LPEI ke Tingkat Penyidikan Usai Menkeu Sri Mulyani Lapor ke Kejagung

Kemudian, Budi menjelaskan bahwa hoax tersebar luas di berbagai platform, termasuk Google, Meta (Instagram dan Facebook), dan TikTok.

“TikTok sendiri sudah lapor ke kami. Selama pemilu ini, dia sudah menurunkan 10,8 juta konten. Dia secara mandiri, tanpa kita minta,” ujarnya.

Lihat juga konten video, di sini : Prabowo Unggul di Pilpres 2024, Perdana Menteri Spanyol Pedro Sánchez Ucapkan Selamat via Surat Resmi

Sedangkan Google dan Meta (termasuk Instagram dan Facebook) juga telah mengambil tindakan serupa dengan menurunkan jutaan konten secara mandiri.

“Google juga hampir 2 juta lebih, yang sudah di takedown. Secara mandiri ya, bukan kita.”

“Termasuk Meta juga begitu, Instagram dan Facebook,” ucapnya.***

Artikel di atas juga sudah dìterbitkan di portal berita nasional Halloupdate.com

Sempatkan juga untuk membaca artikel menarik lainnya, di portal berita Infoekspres.com dan Ekbisindonesia.com

Untuk kebutuhan publikasi press release di portal berita ini, atau serentak di puluhan media online lainnya, dapat menghubungi (WhatsApp) Jasasiaranpers.com:
08531 555 778808781 555 778808191 555 77880811 115 7788.

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Upaya Tingkatkan Pemahaman Investasi Masyarakat
Kejagung Klarifikasi Isu Penggeledahan, TNI Perkuat Perlindungan Jaksa Anti-Korupsi
Dishub Atur Akses Parkir Penutupan FORNAS di Mataram
Viral Surat Dukungan Kementerian UMKM untuk Istri Menteri, KPK Turun Tangan
Eks Direksi BRI Terseret Kasus Korupsi EDC, Investor Pantau Risiko Reputasi
Bobby Nasution Bisa Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Infrastruktur Sumut
Dugaan Korupsi Chromebook, Nama Nadiem Makarim Terseret Kejagung
Uang Tunai Rp915 Miliar Ditemukan: Kejutan dari Laci Pejabat MA

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 22:57 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Upaya Tingkatkan Pemahaman Investasi Masyarakat

Selasa, 5 Agustus 2025 - 15:42 WIB

Kejagung Klarifikasi Isu Penggeledahan, TNI Perkuat Perlindungan Jaksa Anti-Korupsi

Kamis, 31 Juli 2025 - 05:51 WIB

Dishub Atur Akses Parkir Penutupan FORNAS di Mataram

Selasa, 8 Juli 2025 - 07:14 WIB

Viral Surat Dukungan Kementerian UMKM untuk Istri Menteri, KPK Turun Tangan

Kamis, 3 Juli 2025 - 10:51 WIB

Eks Direksi BRI Terseret Kasus Korupsi EDC, Investor Pantau Risiko Reputasi

Berita Terbaru

Pers Rilis

Sundown Markette Jadi Surga Kuliner Ramadan di GBK

Jumat, 13 Mar 2026 - 19:26 WIB