Rakyat Indonesia Butuh Harapan Baru, Anies Baswedan Bisa Jadi Figure of Change-nya

- Pewarta

Minggu, 16 Oktober 2022 - 14:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meresmikan Halte TransJakarta Bundaran HI, Jakarta, Sabtu (15/10/2022). (Instagram.com/@ichalgeek)

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meresmikan Halte TransJakarta Bundaran HI, Jakarta, Sabtu (15/10/2022). (Instagram.com/@ichalgeek)

FOKUSSIBER.COM – Hari ini Anies Rasyid Baswedan tuntaskan masa pengabdian di DKI Jakarta.

Sebagai kota center of Indonesia, Jakarta adalah kota terbesar dari sisi luas 505 km persegi mirip dengan luas Singapura.

Dengan penduduk jika siang 12 juta dan malam 8 jutaan, maka Jakarta kota terluas dan terpadat di Indonesia. Y ang mendekati Surabaya 215 km/4 juta penduduknya.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jakarta didirikan Fatahilah ketika berhasil mengusir kolonial Portugis, makin berkembang melampaui Demak yang saat itu ibukota Mataram Islam.

Jadi ketika Belanda dipimpin admiral JP Coen menjadikan Jakarta, lantas menamakan Batavia menjadi pusat kolonial Belanda yang saat itu jadi trio kolonialis selain Portugis dan Spanyol.

Jadi memang sudah historical takdirnya Jakarta jadi pusat pemerintahan yang juga pusat ekonomi.

Bila merefeksi 5 tahun Anies memimpin Jakarta, prestasi Anies yakni penataan ruang publik lebih manusiawi.

Ditambah lagi koneksivitas transportasi jack lengko, serta revitalisasi TIM sebagai wahana budaya yg penting.

Kalo pembangunan fisiknya berupa stadions JIS yang spektakuler, meski problem utama kemacetan dan banjir tidak juga tertuntaskan, tetapi ini debatble.

Misteri yang belum terpecahkan, kenapa Jakarta tak bisa meniru Tokyo jadi kota Megapolitan.

Sehingga Jakarta dengan kota satelitnya Bekasi, Bogor, Depok, bisa terkoneksi agar policy makers bisa komfrehensif.

Menjadi Gubernur Jakarta memang spesial, dalam setiap survei Anies juga masuk 3 besar.

Apalagi Nasdem juga sudah mendeklrasikan Anies sebaga bakal Capres.

Saya rasa itu bagus, jauh-jauh hari masyarakat tahu bakal pemimpinnya.

Apakah Anies akan launch tergantung dari persepsi kinerja rezim Jokowi ini, bila makin terpuruk dengan isu Polri.

Ekonomi rupiah yang makin lunglai, demo-demo yang tiada henti minta harga BBM diturunkan, maka Anies bisa makin moncer.

Saya melihat Anies adalah antitesa dari rezim Jokowi ini. Sudah lazimnya era kebosanan itu berlaku universal. Rakyat pasti ingin sikon baru.

Rakyat butuh New Hope (harapan) dan Anies bisa jadi figure of change-nya.

Oleh: Andrianto, Aktivis Pergerakan 98.***

Berita Terkait

Agusrin Najamudin Mantan Gubernur Bengkulu DPO, Karena Kotak Pandora. Benarkah?
Rp40 Miliar Suap Kasus CPO: Djuyamto Mengaku, Minta Jadi Hakim Terakhir yang Terseret
Klarifikasi Isu Sri Mulyani Mundur, Stabilitas Fiskal Masih Terjaga
Tersangka Kasus CSR BI-OJK, Dua Anggota DPR Diduga Terima Dana Miliaran
Gerindra Susun Formasi Baru, Kekuatan Politik Prabowo Kian Terkonsolidasi
Jokowi dan Kaesang Tak Rebutan Kursi PSI 1: Politik atau Komedi?
Pergantian Kepemimpinan PKS Berlangsung Demokratis, Sohibul dan Al Muzammil Yusuf Muncul Sebagai Pemenang
Yahidin Umar Kritik Romahurmuzy Soal Kandidat Luar, PPP Diwarnai Konflik Menjelang Muktamar 2025

Berita Terkait

Selasa, 9 Desember 2025 - 22:29 WIB

Agusrin Najamudin Mantan Gubernur Bengkulu DPO, Karena Kotak Pandora. Benarkah?

Kamis, 11 September 2025 - 15:07 WIB

Rp40 Miliar Suap Kasus CPO: Djuyamto Mengaku, Minta Jadi Hakim Terakhir yang Terseret

Senin, 1 September 2025 - 13:59 WIB

Klarifikasi Isu Sri Mulyani Mundur, Stabilitas Fiskal Masih Terjaga

Jumat, 8 Agustus 2025 - 09:00 WIB

Tersangka Kasus CSR BI-OJK, Dua Anggota DPR Diduga Terima Dana Miliaran

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 07:11 WIB

Gerindra Susun Formasi Baru, Kekuatan Politik Prabowo Kian Terkonsolidasi

Berita Terbaru