BNSP dan LPK Hongkong Bersinergi untuk Peningkatan Kualifikasi Pekerja

- Pewarta

Jumat, 22 Desember 2023 - 14:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Ketua Komisioner BNSP, Syamsi Hari, Prof. Amilin, dan NS. Aji Martono Bersama Indonesian Diaspora Network (IDN), dalam rangka Mempererat Kerja Sama Sertifikasi Profesi, Hongkong (21/12/23). (Doc.BNSP)

Foto : Ketua Komisioner BNSP, Syamsi Hari, Prof. Amilin, dan NS. Aji Martono Bersama Indonesian Diaspora Network (IDN), dalam rangka Mempererat Kerja Sama Sertifikasi Profesi, Hongkong (21/12/23). (Doc.BNSP)

KILASNEWS.COM – Suasana diplomasi di Hongkong kembali dipenuhi antusiasme ketika Delegasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) Indonesia, yang dipimpin oleh Ketua Komisioner BNSP, Syamsi Hari, bersama Prof. Amilin dan NS. Aji Martono, melakukan pertemuan strategis dengan Konsul Jenderal Republik Indonesia untuk Hongkong, Yul Edison, Hongkong (21/12/23).

Pertemuan yang difasilitasi oleh KJRI Hongkong bukan hanya sekadar untuk memperkuat hubungan bilateral, tetapi juga membuka pintu kerja sama di sektor pelatihan kerja.

Diskusi mendalam terjadi antara delegasi BNSP dan Konsul Jenderal RI untuk Hongkong, membahas langkah-langkah konkrit untuk meningkatkan kualitas sertifikasi profesi di Indonesia, terutama bagi pekerja migran Indonesia yang berada di Hongkong.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Foto : Ketua Komisioner BNSP, Syamsi Hari diskusi strategis dengan Konsul Jenderal Republik Indonesia untuk Hongkong, Yul Edison, (21/12/23). (Doc.BNSP)
Foto : Ketua Komisioner BNSP, Syamsi Hari diskusi strategis dengan Konsul Jenderal Republik Indonesia untuk Hongkong, Yul Edison, (21/12/23). (Doc.BNSP)

Pentingnya sinergi internasional terutama dalam meningkatkan mutu sertifikasi profesi menjadi fokus utama dalam pertemuan ini.

Dengan jumlah Pekerja Migran Indonesia mencapai 147.000 jiwa di Hongkong, BNSP berkomitmen untuk memastikan bahwa sistem sertifikasi profesi mencerminkan kebutuhan dan standar internasional.

KJRI Hongkong, dalam menyambut delegasi BNSP, menegaskan komitmen penuh untuk mendukung upaya BNSP dalam memperkuat sistem sertifikasi profesi.

Pertemuan ini dianggap sebagai momentum penting untuk menjalin sinergi dengan lembaga pelatihan dan pendidikan setempat di Hongkong dan Macau.

Selanjutnya, delegasi BNSP melanjutkan diskusi dengan beberapa Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) di Hongkong, termasuk TCK Learning Centre For Migrant Workers yang diwakili oleh Prof. Cristopher Drake.

Foto : Ketua Komisioner BNSP, Syamsi Hari, Prof. Amilin, dan NS. Aji Martono Bersama Prof Christoper Drake, dalam rangka Mempererat Kerja Sama Sertifikasi Profesi, Hongkong (21/12/23). (Doc.BNSP)
Foto : Ketua Komisioner BNSP, Syamsi Hari, Prof. Amilin, dan NS. Aji Martono Bersama Prof Christoper Drake, dalam rangka Mempererat Kerja Sama Sertifikasi Profesi, Hongkong (21/12/23). (Doc.BNSP)

Diskusi ini melibatkan pihak-pihak yang terlibat aktif dalam memberikan pelatihan kepada pekerja migran Indonesia, seperti Natali dan Jessy dari Indonesia Diaspora Network (IDN), serta Clement Yeung dari HK Society For Indonesian Studies (HKSIS).

Syamsi Hari, Ketua BNSP, menyatakan komitmen BNSP untuk membantu menyelaraskan program pelatihan dengan standar kompetensi yang berlaku di Indonesia.

Sebagai bagian dari upaya ini, BNSP akan meninjau program-program pelatihan yang telah dilaksanakan dan memastikan bahwa skema kompetensinya sesuai dengan standar BNSP.

Selain itu, BNSP berencana untuk memberikan dukungan Tempat Uji Kompetensi (TUK) agar pekerja migran dapat mengikuti uji kompetensi secara langsung.

Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan mutu pekerja migran Indonesia di Hongkong dan mendukung peningkatan standar kompetensi kerja di tingkat internasional.

Di tempat yang sama, BNSP juga bertemu dengan delegasi dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan dan Ristek Republik Indonesia.

Diskusi yang berlangsung bertujuan untuk memperkuat sinergi antar-lembaga dalam penanganan sertifikasi profesi.

Rangkaian kunjungan ini belum berakhir, karena delegasi BNSP berencana melanjutkan agenda mereka dengan kunjungan ke Macau.

Diskusi lebih lanjut dengan pihak-pihak terkait di Macau dijadwalkan untuk melibatkan berbagai aspek terkait peningkatan standar kompetensi dan kolaborasi di bidang pendidikan dan sertifikasi profesi.

Melalui inisiatif ini, BNSP menegaskan peran strategisnya dalam meningkatkan standar kompetensi kerja Indonesia, sekaligus membuka peluang kerjasama yang lebih luas di tingkat internasional.

Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam pembentukan tenaga kerja yang terampil dan kompeten secara global.

Berita Terkait

Gaza Riviera: Impian Kota Megah Senilai Rp1.642 Triliun
Israel Bombardir Suriah, Minoritas Druze Jadi Korban Kekacauan Baru
Diplomasi Tiongkok-Rusia Soroti Gencatan Senjata Iran dan Serangan Nuklir
Pengadilan Terhadap Tentara Israel di Seluruh Dunia, Organisasi Pro Palestina Ajukan Sebanyak 50 Gugatan
Mantan Presiden AS Bill Clinton Dirawat di Georgetown University Medical Center di Washington, Alami Demam
Calonkan Diri Sebagai Presiden AS Wakil Presiden Amerika Serikat Kamala Harris Nyatakan Siap
KBRI Tokyo: Indonesia dan Jepang Dorong Integrasi Sertifikasi Kompetensi Tenaga Kerja
Panel Kongres AS Panggil Trump Terkait Perannya dalam Kerusuhan di Gedung Capitol 2021
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 4 September 2025 - 07:18 WIB

Gaza Riviera: Impian Kota Megah Senilai Rp1.642 Triliun

Sabtu, 19 Juli 2025 - 07:40 WIB

Israel Bombardir Suriah, Minoritas Druze Jadi Korban Kekacauan Baru

Jumat, 11 Juli 2025 - 14:47 WIB

Diplomasi Tiongkok-Rusia Soroti Gencatan Senjata Iran dan Serangan Nuklir

Selasa, 7 Januari 2025 - 13:36 WIB

Pengadilan Terhadap Tentara Israel di Seluruh Dunia, Organisasi Pro Palestina Ajukan Sebanyak 50 Gugatan

Selasa, 24 Desember 2024 - 13:55 WIB

Mantan Presiden AS Bill Clinton Dirawat di Georgetown University Medical Center di Washington, Alami Demam

Berita Terbaru